Tag Archives: wisata

Belajar Sambil Main di Aviary Park Indonesia, Cocok buat Liburan Keluarga!



Jakarta

Sedang mencari tempat wisata yang seru tapi tetap edukatif untuk liburan bersama anak dan si Kecil? Aviary Park Indonesia di Bintaro adalah jawabannya! Tempat wisata bertema satwa ini menghadirkan pengalaman unik, di mana anak-anak bisa belajar lebih dekat dengan berbagai jenis burung dan hewan eksotik.

Menariknya lagi, mereka juga akan diajak berpetualang menyusuri berbagai ekosistem dunia yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Mulai dari desert (gurun), savanna (padang rumput), rainforest (hutan hujan tropis), swamp (rawa-rawa) dan lake (danau). Setiap zona menghadirkan satwa dan suasana khas masing-masing yang membuat pengalaman mereka makin menyenangkan.

Lokasi & Harga Terjangkau


Aviary Park Indonesia berlokasi di kawasan Bintaro Creative District, Sektor 3 Bintaro. Tempat ini cocok untuk menghabiskan quality time bareng keluarga sambil memberikan pengalaman baru dan seru untuk si kecil.

Untuk tiket masuk berkisar RP 98.000 untuk weekday dan Rp 118.000 saat weekend. Adapun Aviary Park Indonesia buka pukul 09.00-18.00 WIB setiap harinya.

Jadi, tunggu apa lagi? Ajak anak-anak eksplor dunia satwa di Aviary Park dan manfaatkan promonya sekarang juga!

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com

12 Camping Ground Terbaik 2025 di Bogor untuk Liburan Bareng Teman dan Keluarga


Jakarta

Bogor yang sejuk, rindang, dan teduh menawarkan banyak tempat wisata outdoor, salah satunya camping ground yang cocok untuk kegiatan liburan bersama teman dan keluarga. Camping di arena terbuka bisa jadi sarana relaksasi, main bareng, atau sekadar jalan-jalan di area adem khas Bogor.

Buat detikers yang sedang mencari arena camping ground untuk liburan atau gathering bersama kolega, berikut adalah beberapa alternatifnya. Tiap camping ground dijamin bersih, cukup air, dan tersedia cukup kamar mandi untuk pengunjung.

Rekomendasi 12 Camping Ground Terbaik di Bogor 2025

Camping Ground di Bogor menawarkan fasilitas lengkap dengan suasana alam yang mendukung. Perpaduan keindahan alam dan kelengkapan sarana penunjang menjadikan camping ground pilihan tepat untuk main, olahraga, atau bikin game lucu bersama teman serta keluarga.


1. Bumi Kepanduan Sentul, Bogor

Camping ground Bumi Kepanduan Sentul, BogorCamping ground Bumi Kepanduan Sentul, Bogor (dok. situs Bumi Kepanduan)

Salah satu camping ground favorit di Bogor ini berlokasi di kawasan Sentul tepatnya Kampung Cikeas, Desa Bojong Koneng Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dikutip dari website resminya, Bumi Kepanduan Sentul dapat menampung 400 orang dengan jumlah kamar mandi 30 pintu untuk mencegah antrian.

Berkemah di Bumi Kepanduan Sentul tentunya Anda akan mendapatkan fasilitas terbaik berupa rumah, saung panitia, dan sound system. Pihak pengelola juga menyediakan perlengkapan kemah seperti tenda pleton dan tenda dome yang dapat disewa, dengan biaya sudah termasuk pemasangan dan pembongkaran. Dengan layanan pendukung yang lengkap, Bumi Kepanduan Sentul mampu menghadirkan pengalaman beraktivitas di alam terbuka yang menyenangkan dan menantang.

Harga tiket yang ditawarkan Bumi Kepanduan Sentul relatif terjangkau dan beragam, mulai dari Rp 100-350 ribu untuk outbound dengan ketentuan jumlah tamu minimal 30 orang. Sedangkan untuk berkemah dikenakan harga mulai Rp 8,5 juta per malam, lengkap dengan layanan katering dengan biaya mulai dari Rp 20 ribu per porsi.

2. Agrowisata Gunung Mas

Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorAgrowisata Gunung Mas Puncak Bogor (dok. Pradita Utama/detikcom)

Area camping ground ini berada di Jalan Raya Puncak Km 87, Tugu Selatan, Cisarua, Bogor, Jawa Barat dengan lanskap yang memanjakan mata. Sepanjang mata memandang, kita akan melihat hamparan kebun teh hijau segar yang sangat cocok untuk cuci mata.

Dikutip dari situs resmi Gunung Wisata Puncak, camping ground ini mengedepankan wisata dengan suasana yang sejuk dan keindahan Pegunungan Pangrango. Gunung Mas cocok jadi rekomendasi camping ground, apalagi di ini tersedia beragam fasilitas penunjang. Misal restoran, penginapan, kolam renang, lapangan bola, dan paralayang.

Tiket masuk Agrowisata Gunung Mas berbeda sesuai hari kunjungan yaitu Senin-Jumat Rp 15.500 per orang dan Sabtu-Minggu sebesar Rp 20 ribu per orang. Sedangkan untuk tarif campingnya adalah Senin-Jumat mulai dari Rp 600 ribu per malam dan Sabtu-Minggu sebesar Rp 700 ribu per malam. Kita juga bisa menggunakan layanan program outdoor lengkap dengan instrukturnya.

3. Highland Camp Curug Panjang

situs Camping ground Curug PanjangCamping ground Curug Panjang (dok. situs Camping ground Curug Panjang)

Warga Bogor tentunya tidak asing dengan Highland Camp Curug Panjang yang berlokasi di Puncak Bogor, Jawa Barat. Tempat ini menawarkan pegunungan dengan pepohonan rimbun, sungai mengalir, dan air terjun yang indah.

Tempat wisata ini cocok jadi tempat liburan atau gathering bersama kolega kantor dengan fasilitas lengkap dan berkualitas yang mendukung kenyamanan serta keselamatan pengunjung. Di sini ada 11 camp site di tiga zona dengan total daya tampung mencapai 832 orang. Tiap zona punya kelebihan sendiri, misal zona halimun yang cocok untuk kegiatan skala besar.

Di area Highland Camp Curug Panjang juga ada tiga anak sungai dan lima air terjun yang cocok untuk berenang, body rafting, river trekking, dan cliff jumping. Tentunya tersedia cukup fasilitas dasar seperti seperti toilet, mushola, dan area parkir yang bersih dan nyaman.

4. Camp Hulu Cai

Camping ground Camp Hulu CaiCamping ground Camp Hulu Cai Foto: Instagram Camp Hulu Cai

Rekomendasi camping ground berikutnya adalah Camp Hulu Cai yang terletak di Jalan Veteran II, Cibedug, Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Fasilitas yang ditawarkan beragam mulai dari cabin, kamar, restoran, dan lainnya cocok untuk kegiatan outbound training, gathering, dan wisata bertemakan alam.

Dikutip dari situs Camp Hulu Cai, ada bermacam paket yang ditawarkan camping ground ini untuk liburan bersama teman dan kolega dalam berbagai skala. Pertama adalah paket family gathering, yang cocok untuk keluarga yang ingin berlibur dengan nuansa kebersamaan. Paket ini include dengan akomodasi, makan, aktivitas air, permainan tradisional, api unggun, dan karaoke.

Kedua adalah paket Outing, yang cocok untuk komunitas yang ingin bersenang-senang bersama teman-teman. Paket ini include dengan akomodasi, makan, aktivitas air, permainan tradisional, api unggun, dan karaoke. Pilihan lain adalah paket outbound untuk skala paling besar bersama tim perusahaan yang sudah mencakup akomodasi, makan, aktivitas air, flying fox, paintball, ice breaking, team building, leadership training, dan api unggun.

5. Gunung Pancar, Bogor

Sri Mulyani liburan di Gunung PancarMenke Sri Mulyani camping di Gunung Pancar (dok. Instagram @smindrawati)

Gunung Pancar terletak di Kampung Ciburial, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Letaknya sangat strategis, mudah dicapai dari Jakarta dengan waktu tempuh 1-1,5 jam lewat Tol Jagorawi menuju Sentul City.

Di sini kita dapat menikmati berbagai fasilitas lengkap seperti area camping dan glamping, spot foto estetik, trekking dengan pemandu, area outbound, hammock, sekaligus pemandian air panas. Dikutip dari situsnya, camping ground menyediakan fasilitas pendukung yang lengkap misal area parkir, toilet bersih, mushola, warung makan, dan gazebo yang nyaman.

Tiket masuk untuk wisatawan domestik adalah Rp 10 ribu per orang dan Rp 100 ribu untuk WNA pada weekdays, sedangkan tarif saat akhir pekan dan hari libur adalah Rp 15 ribu bagi WNI dan Rp 150 ribu untuk WNA. Gunung Pancar juga mengenakan tarif parkir motor Rp 5.000 dan mobil Rp 10 ribu saat hari kerja, serta motor Rp 7.500 dan mobil Rp 15 ribu ketika akhir pekan atau libur. Kita harus membayar tambahan sekitar Rp 20.000 per orang jika ingin mengakses pemandian air panas dan ongkos sewa Rp 100.000 per kelompok per jam bagi yang ingin menyewa kolam privat.

6. Camp Gayatri Mountain Adventure

Gayatri Mountain AdventureGayatri Mountain Adventure (dok. situs Gayatri Mountain Adventure)

Area Camp Gayatri Mountain Adventure berada di Sentul City tepatnya Kampung Ciburial, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas seperti area camping dan glamping, trekking, outbound, hammock, hingga pemandian air panas alami. Tersedia juga fasilitas pendukung berupa area parkir, toilet bersih, mushola, gazebo, pusat informasi, serta warung makan untuk menunjang kenyamanan wisatawan.

Harga tiket masuk menurut situs resminya adalah Rp 320 ribu untuk paket outbound sehari plus sewa perlengkapan dan kru. Untuk kegiatan 2 hari 1 malam, tiketnya adalah Rp 625 ribu dengan fasilitas tambahan makan tiga kali, dua kali coffee break, game master, LO (liaison officer). Ada juga paket outbound untuk 5-6 jam Rp 395.000 per orang dengan fasilitas dokumentasi foto.

7. Suaka Elang Loji

Loji Suaka Elang BogorLoji Suaka Elang Bogor (dok. Luthfi Hafidz/detikcom)

Camping ground Suaka Elang Loji terletak di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Tempat ini adalah area pelestarian alam sekaligus destinasi wisata edukatif berbasis konservasi elang, yang mudah dijangkau dari Bogor dengan waktu tempuh 1-2 jam.

Fasilitas di lokasi ini cukup lengkap dan mendukung berbagai aktivitas wisata seperti area camping ground, jalur trekking, toilet, mushola, spot foto, serta warung dan area parkir. Pengunjung juga bisa melihat langsung elang di kandang display dalam Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), serta menikmati suasana hutan pinus yang rindang dan sejuk.

Biaya outbound di area camping ground Suaka Elang Loji adalah Rp 285-350 ribu per orang untuk paket 1 hari dan Rp 550-750 ribu per orang untuk 2 hari 1 malam. Harga ini sudah termasuk fasilitas seperti sewa lokasi, makan, peralatan games, fasilitator, hingga tiket masuk area wisata.

8. Eagle Hill Outbound

Eagle Hill IndonesiaEagle Hill Indonesia Foto: situs Eagle Hill Indonesia

Kawasan camping ground di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini berada di dataran tinggi dengan udara sejuk dan dikelilingi hutan pinus. Area ini cocok untuk kegiatan outbound, training, dan gathering.

Fasilitas di Eagle Hill Outbound cukup lengkap mencakup area outbound, lapangan luas, aula serbaguna, serta saung untuk berkumpul. Tersedia juga area perkemahan, penginapan dengan berbagai kapasitas, ruang makan, mushola, toilet, dan spot foto alam. Selain itu, ada tim fasilitator profesional yang siap memandu berbagai kegiatan seperti team building, family gathering, dan pelatihan kepemimpinan.

Harga paket outbound di Eagle Hill bervariasi tergantung penyedia layanan. Paket 1 hari dengan minimal peserta 30 orang tersedia dengan harga Rp 370 ribu, sementara Cakra Adventure menetapkan tarif Rp 380.000 dengan minimal 40 peserta.

9. Lembah Salak Camping Ground

Camp Ground Lembah SalakCamping Ground Lembah Salak (dok. Luthfi Hafidz)

Lembah Salak Camping Ground berada di kawasan Curug Putri Pelangi, Tajur Halang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasinya berada di kaki Gunung Salak dengan pemandangan luar biasa, udara pegunungan yang sejuk serta pemandangan city light Kota Bogor saat malam hari.

Lokasi ini menawarkan area camping yang luas dengan kontur berundak, cocok untuk mendirikan tenda atau beristirahat. Fasilitas yang tersedia meliputi toilet, mushola, kafe sederhana, mushola, dan area parkir. Pengunjung juga bisa trekking singkat ke Curug Putri Pelangi dan menikmati wisata peternakan kecil seperti taman kelinci.

10. Curug Cipamingkis

Curug CipamingkisCurug Cipamingkis yang menyediakan camping ground (dok. Travelus Muliawan/d’Traveler)

Camping ground Curug Cipamingkis berlokasi di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari pusat Kota Bogor, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan rute melalui Tol Jagorawi, Sentul, hingga Jonggol. Kawasan ini dikenal dengan udara sejuk pegunungan dan pemandangan alam yang masih asri.

Tempat wisata ini dilengkapi dengan area parkir luas, mushola, dan toilet bersih. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas seperti villa, rumah pohon, camping ground, jembatan gantung, hingga taman Baratayudha. Kehadiran warung makan dan spot foto kekinian menambah kenyamanan liburan di area air terjun.

Harga tiket masuk Curug Cipamingkis adalah Rp 35 ribu per orang pada hari kerja dan Rp 40 ribu saat akhir pekan, sementara wisatawan mancanegara dikenakan Rp 50 ribu. Untuk camping, biaya yang dikenakan mulai dari Rp 60-65 ribu per orang tergantung hari kunjungan. Selain itu, tersedia villa dengan tarif mulai Rp 350 ribu hingga Rp 3 juta per malam sesuai fasilitas yang dipilih.

11. Bukit Cirimpak Camping Ground

Camping ground Bukit CirimpakCamping ground Bukit Cirimpak (dok. Instagram bukit_cirimpak)

Lokasi Bukit Cirimpak Camping Ground terletak di Jalan Curug Panjang, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Area di ketinggian 900-1.022 mdpl ini menawarkan panorama megah Gunung Salak dan Gede Pangrango, serta city-light Kota Bogor saat malam hari yang memukau.

Fasilitas di Bukit Cirimpak sudah cukup lengkap untuk mendukung kegiatan camping misal toilet bersih, mushola, colokan listrik, area charging, warung 24 jam, serta parkir dan penitipan helm. Peralatan camping juga bisa disewa di lokasi-mulai dari tenda dome (kapasitas 2-6 orang), sleeping bag, matras, lampu tenda, kompor, nesting, hingga BBQ kit dengan harga yang cukup bersahabat.

Biaya camping di Bukit Cirimpak Camping Ground tergolong cukup terjangkau dengan fasilitas yang sudah lengkap. Untuk tiket masuk camping per malam, pengunjung dikenakan Rp 35 ribu per orang pada hari biasa dan Rp 40 ribu per orang saat akhir pekan atau libur nasional. Harga ini sudah mencakup akses area camping, parkir kendaraan, toilet, hingga listrik umum, sementara anak-anak usia kurang dari 7 tahun gratis biaya masuk.

12. Kawah Ratu

Berendam air panas menjadi salah satu cara menghilangkan lelah dan stres. Apalagi kalau berendamnya dengan pemandangan alam yang luar biasa seperti Kawah Ratu.Pesona Kawah Ratu (Dok. Tripa Ramadhan)

Kawah Ratu terletak dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor, Jawa Barat di ketinggian 1.437 mdpl dengan udara sejuk dan pemandangan yang masih asri. Untuk mencapai kawasan ini, pengunjung biasanya memulai perjalanan dari kawasan Pasir Reungit atau Cidahu lalu trekking menyusuri hutan pinus yang rimbun.

Fasilitas di Kawah Ratu cukup memadai bagi para pencinta alam. Tersedia area camping ground yang dilengkapi dengan lahan tenda, toilet umum, dan area memasak sederhana. Selain itu, ada pula jalur trekking yang jelas, posko penjagaan, serta penyewaan perlengkapan camping bagi yang tidak membawa sendiri. Suasana alami dengan hamparan hutan pinus menambah kenyamanan saat berkemah maupun beristirahat setelah pendakian.

Dikutip dari situs resminya, biaya masuk ke Kawah Ratu masih terjangkau. Wisatawan lokal dikenakan tiket sekitar Rp 15 ribu dan WNA Rp 75 ribu saat hari kerja, sedangkan tarif ketika weekend adalah Rp 25 ribu per orang untuk turis lokal dan Rp 125 ribu bagi wisatawan mancanegara.

Untuk yang ingin bermalam, tarif camping ground ditetapkan sekitar Rp 25 ribu per orang dengan biaya parkir Rp 5-10 ribu untuk motor dan mobil Rp 10 ribu. Bagi yang menginginkan pengalaman lengkap, tersedia paket trekking dengan pemandu, tiket masuk, serta fasilitas tambahan dengan harga mulai Rp 200-450 ribu per orang.

Nah, detikers yang ingin mencoba liburan di camping ground bisa mencoba salah satu yang direkomendasikan. Jangan lupa update info ketersediaan layanan dan fasilitas lainnya di media sosial atau situs terkait, supaya bisa liburan dengan aman dan nyaman.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Pasar Malam Pertamina, Pondok Ranji, Pusat Kuliner Berawal dari Protes Warga


Jakarta

Pasar malam Pertamina di Pondok Ranji menjadi alternatif wisata kuliner yang terjangkau bagi warga sekitar dan mudah diakses. Disebut pasar malam karena hanya tersedia ketika matahari sudah terbenam dan makin ramai seiring gelap yang kian pekat.

Berbeda dengan pasar malam yang menyediakan banyak wahana dan permainan ketangkasan, Pasar Malam Pertamina hanya menyediakan aneka kuliner dengan harga terjangkau. Spot wisata ini tersedia tepat di gerbang Komplek Pertamina Pondok Ranji, sehingga pengunjung yang baru datang bisa mudah menemukannya.

Pasar Malam Pondok Ranji juga berada di pinggir jalan besar, sehingga lalu lintas masih berjalan dengan lancar meski sangat ramai karena banyak pedagang. Detikers yang mau icip-icip kuliner di Pasar Malam Pondok ranji bisa datang mulai sore hari, meski belum banyak tenan yang buka.


Berawal dari Protes Warga

Pasar malam Pertamina di Pondok RanjiPasar malam Pertamina di Pondok Ranji (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun detik travel, area pasar malam awalnya adalah bazar. Namun bazar bubar karena mendapat penolakan dari wara yang tinggal di dalam kompleks. Beberapa pedagang ada yang berinisiatif membuka kembali dagangannya, namun kembali ditolak warga.

Kendati begitu, pada pedagang perlahan kembali dan mulai kembali berjualan. Para pedagang akhirnya makin banyak hingga menjadi yang kini ditemui. Lokasi ini pun berkembang menjadi pusat kuliner malam yang ramai pengunjung. Mulai dari protes warga kompleks hingga sekarang, Pasar Malam Pondok Ranji telah berusia sekitar 10 tahun.

Variasi Jajanan Lengkap dan Murah

Di sini pengunjung bisa menemukan berbagai jenis kuliner mulai dari camilan hingga makanan berat. Contoh jajanan ringan yang tersedia antara lain dimsum, kebab, telur gulung, papeda, hingga sempol. Sedangkan untuk makanan berat adalah mie ayam, sate, nasi goreng, dan aneka soto.

Umumnya, pedagang di sini mulai membuka lapak sejak pukul 16.00 WIB hingga 24.00 WIB. Pembeli di pasar malam terdiri dari berbagai lapisan masyarakat karena lokasinya yang dekat pemukiman warga dan perkantoran. Tak heran lokasi ini tak pernah sepi pembeli, dengan aneka jajanan baru yang menarik untuk dicoba.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Wajah Baru Tempat Pembuangan Sampah, Kini Tempat Liburan Favorit Warga



Jakarta

Umbul Sidomulyo Kalasan di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, adalah wisata air favorit para warga dengan airnya yang jernih dan segar. Umbul dan kolam pemandian ini menjadi alternatif masyarakat untuk liburan di akhir pekan bersama teman atau keluarga.

Namun siapa sangka, Umbul Sidomulyo Kalasan dulunya adalah tempat pembuangan sampah. Air yang terpancar dibuang langsung ke sungai tanpa dimanfaatkan lebih dulu. Sampai akhirnya di tahun 2019, warga setempat bekerja sama membangun Umbul Sidomulyo Kalasan.

Umbul Sidomulyo KalasanUmbul Sidomulyo Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

Salah seorang warga, Karti (63) mengatakan Umbul Sidomulyo Kalasan adalah wisata air yang diurus RT 8/RW 17 Desa Brintikan Sidomulyo. Tiap orang patungan Rp 3 ribu untuk membangun kembali Umbul Sidomulyo Kalasan. Kehadiran pilihan wisata air ini mendapat respon positif dari para wisatawan.


“Biasanya mulai datang pengunjung pagi dari jam 7, tapi baru jajan jam 10 siang biasanya,” kata Karti.

Umbul Sidomulyo punya lima kolam yang memungkinkan pengunjung menikmati waktu berenang di air yang bersih dan sejuk. Menurut salah satu pengunjung, Irma, pernah ada momen seluruh kolam penuh hingga pengunjung tak bisa banyak bergerak dan berenang.

“Ini masih enak, dulu pernah di kolam enggak bisa bergerak sama sekali,” ucap Irma.

Umbul Sidomulyo mulai beroperasi pukul 06.00-16.40 WIB. Pemandian ini ditutup setiap Selasa dan Jumat untuk pengurasan air kolam. Tiket masuknya sebesar Rp 5.000 pada hari biasa dan Rp 8.000 pada akhir pekan. Untuk warga desa setempat yang kontribusi bisa membayar seikhlasnya.

(bnl/row)



Sumber : travel.detik.com

Kebun Teh Kemuning Karanganyar: Destinasi Fotogenik



Karanganyar

Jawa Tengah penuh pesona, wisata alamnya juga juara. Kamu yang mau jalan-jalan di destinasi fotogenik, wajib datang ke Karanganyar

Memiliki pemandangan hijau nan asri, Kebun Teh Kemuning menjadi salah satu destinasi tersembunyi. Lokasinya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tak begitu jauh dari Solo.

Jika ingin berburu foto, datanglah pagi hari, sekitar pukul 08.00-10.00 WIB. Jangan lupa untuk mengecek ramalan cuaca supaya kamu datang saat hari cerah dan tidak berkabut.


Pemandangan utama kebun teh ini adalah Gunung Lawu. Pemandangan yang megah dan udara yang segar akan membuatmu lupa dengan hiruk-pikuk dan rutinitas kota.

Kebun Teh Kemuning di KaranganyarKebun Teh Kemuning di Karanganyar (dok.Wahyu Setyo Widodo/detik travel)

Dengan latar seindah itu, tak heran Kebun Teh Kemuning jadi incaran turis-turis. Yang kini sedang viral adalah spot foto kincir angin dan Bukit Teletubbies.

Mengutip laman Dinas Pariwisata Solo, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa kamu lakukan selama berkunjung di Kebun Teh Kemuning. Kalau mulai bosan jalan-jalan di kebun teh, detikers bisa mencoba bermain olahraga yang menantang seperti paralayang.

Untuk menjajal paralayang, traveler harus mengunjungi bukit paralayang di Desa Segoro, Kemuning, Karanganyar. Sayangnya, tidak dijelaskan berapa harga tiket untuk bermain paralayang.

Di sekitar Kebun Teh Kemuning juga terdapat sebuah air terjun bernama Air Terjun Jumog. Bila dilihat dari Google Maps, jaraknya hanya sekitar 6,5 km atau 15 menit perjalanan dari Kebun Teh Kemuning.

Ingin seru-seruan bermain air bersama teman atau keluarga? Cobalah datang ke Senatah Adventure. Di tempat wisata ini, kamu bisa mencoba beragam aktivitas petualangan seru seperti river tubing, menyusuri hutan dengan Jeep, hingga outbound.

Harga tiket masuk (HTM) ke Kebun Teh Kemuning tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Jadi, detikers hanya dikenakan tarif parkir kendaraan saja.

Kamu akan dikenakan biaya tambahan jika berkunjung ke bukit Teletubbies, yakni sebesar Rp 10.000/orang. Oh ya, ada juga jembatan kaca yang bikin senam jantung! Harga tiketnya Rp 30.000/orang.

Jam operasional Kebun Teh Kemuning yakni pukul 08.00 – 15.00 WIB. Namun, ada juga sejumlah wisatawan yang menginap di sini karena mereka akan mengikuti touring Jeep di malam hari.

(bnl/row)



Sumber : travel.detik.com

Surga Kuliner Murah dan Kafe Hits di Jakarta Selatan



Jakarta

Di balik hiruk pikuk Blok M, ada sebuah gang yang jadi sorotan warganet. Gang ini menawarkan jajanan murah meriah sekaligus deretan kafe hits yang membuatnya dijuluki surga kuliner Jakarta Selatan.

Gang viral blok M berada di area pinggir jalan dan lantai 1 gedung Pasaraya Blok M terletak di Jl. Iskandariyah II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Disebut gang viral karena tenant atau makanan yang viral di media sosial serta terkenal murah.

Gang ini memang cukup spesial. Bentuk kedai dan toko yang unik dengan kursi dan mejanya yang lucu berbentuk ufo alien, juga makanan kekinian, serta harga yang relatif terjangkau.


Gang Viral Pasaraya Blok M, JakselGang Viral Pasaraya Blok M, Jaksel saat malam (Qonita Hamidah/detikcom)

Pasaraya Blok M adalah salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta yang terkenal dengan koleksi produk lokal dan UMKM, termasuk batik, kerajinan tangan, serta berbagai kuliner khas Nusantara.

Meski era kejayaannya sempat meredup, kini Pasaraya kembali berbenah dan tetap menjadi tujuan menarik bagi wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh berkualitas.

Berdasarkan penelusuran detiktravel, ada sebuah kafe lucu dengan interiornya yang menarik. Butter baby, kafe ini dicat berwarna kuning. Kafe ini mengangkat tema alien yang lucu, disini traveler akan duduk di ruangan yang akan membawa traveler seolah menaiki pesawat alien.

Selain kafe alien (Butter Baby) masih banyak lagi kafe hidden gem di gang viral Pasaraya Blok M. Berdasarkan penuturan Muti, pemandu wisata Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan semua kafe atau tenant kuliner di Pasar Raya ada di lantai 1 atau area pinggir jalan ini, lantai 2 diisi dengan koleksi pewayangan dan aneka kerajinan lainnya.

Sejumlah tenant lain di area ini adalah Make Some Room (toko baju), Mack’s Creamy (toko es krim), Coffebar Musik Saltbread (kopi), Hoomie Dough (donuts, drinks, coffe), Busycheese Cafe (kafe), Cups (kios makanan Jepang), dan T Ninety Nine (milk tea & fruit tea).

Di Gang Viral Pasaraya Blok M ini terdapat 14 kios yang menawarkan berbagai makanan, minuman, hingga photobooth.

“Aku baru tahu kalau jalanan ini namanya gang viral, aku sering lewat tapi ga tau namanya, dan ternyata di sini banyak sekali kafe yang unik, ya,” kata Rosa, seorang kreator konten yang sedang berkeliling Blok M.

Gang viral itu biasanya ramai saat akhir pekan. Di hari-hari biasa, pengunjung juga banyak, namun antrean di toko-toko tidak sampai mengular.

“Kalau hari biasa nggak sampai antri keluar sih, malam minggu biasanya antri sampai luar sampai depan pintu masuk Gang Viral,” kata petugas keamanan Gang Viral Blok M.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Gang Viral Pasaraya Blok M, Kuliner Murah Meriah, Estetik, dan Instagramable!



Jakarta

Gang sempit di samping Pasaraya Blok M ini menjelma ruang nongkrong baru anak muda Jakarta. Deretan kursi plastik di depan warung makan, mural warna-warni, hingga lampu hias yang digantung sederhana membuat suasana terasa santai dan akrab.

Gang Viral Pasaraya Blok M menjadi julukannya. Tak hanya anak muda, warga sekitar juga ikut meramaikan. Ada yang datang sekadar jajan gorengan, menyeruput kopi, atau sekadar ngobrol sambil menikmati sore. Rojali alias rombongan jarang beli dan Rohana atau rombongan hanya nanya menjadi pemandangan khas yang menambah warna suasana di gang itu.

Kursi di beberapa kios makanan masih terlihat kosong sore itu.


“Kalau hari biasa nggak sampai antri keluar si, malam minggu biasanya antri sampai luar sampai depan pintu masuk Gang Viral,” kata salah satu petugas keamanan Gang Viral Blok M yang enggan disebut namanya.

Dalam perbincangan detiktravel dengan Risa Amalia, seorang pekerja asal Senen, Jakarta Pusat, yang sedang libur, ia sengaja mampir ke Gang Viral Pasaraya Blok M karena menilai tempat itu cocok untuk nongkrong. Dia juga penasaran karena gang itu kerap muncul dalam video-video vlog kreator konten.

Dalam perjumpaan dengan detiktravel pada Rabu (1/10/2025), Risa sedang berkunjung ke Butter Baby, salah satu toko kuliner di Gang Viral Pasaraya. Butter Baby dikenal unik dengan desain berwarna kuning berbentuk menyerupai pesawat UFO. Menjelang sore, toko itu ramai namun, pengunjung belum antre.

Butter Baby adalah salah satu kedai di gang itu. Di Gang Viral Pasaraya, terdapat 14 kios dengan beragam jualan, mulai dari makanan, minuman, hingga photobooth.

Gang itu menjadi popular selain karena keunikannya, juga dinilai menawarkan makanan dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari Rp 20 ribu – Rp 65 ribu. Menu makannya juga kekinian, sehingga bikin kepo pengunjung.

Menurut petugas keamanan Gang Viral Pasaraya Blok M, jam operasional Gang Viral Pasaraya Blok M mengikuti jam operasional Pasaraya yaitu pukul 10.00 hingga 22.00.

Keunikan Gang Viral Pasaraya Blok M

Gang Viral Pasaraya Blok M, JakselGang Viral Pasaraya Blok M, Jaksel (Qonita Hamidah/detikcom)

Gang Viral Pasaraya Blok M sendiri terletak di kawasan Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan. Tempat ini ramai dikunjungi karena memiliki banyak spot menarik.

Masingmasing kios di Gang Viral Pasaraya memiliki ciri khas unik, baik dari warna, bentuk bangunan, maupun menu kuliner yang ditawarkan. Soal menu makanan memang sangat beragam, mulai dari jajanan ringan, makanan berat, minuman segar. Ada pula kiso yang menjajakan pakaian dan photobox.

Sepanjang jalan Gang Viral Pasaraya Blok M, tersedia meja dan kursi yang ditata rapi untuk pengunjung. Fasilitas ini merupakan milik masing-masing kios yang diletakkan di depan kios mereka, sehingga pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati makanan.

Menjelang sore, suasana ramai lebih terlihat di dalam kios, sementara di luar tidak sampai menimbulkan antrean panjang. Pengunjung bisa memilih menikmati hidangan di dalam maupun di luar kios.

Menariknya, Gang Viral bukanlah sebuah gang dengan dinding di kanan-kirinya, melainkan jalanan di jalan Pasaraya Blok M yang dipenuhi kios kuliner.

Saat ini, terdapat 14 kios makanan yang bisa detikers coba, di antaranya:

1. Make some room (toko baju)
2. Mack’s Creamy (toko es krim)
3. Coffebar Musik Saltbread (kopi)
4. Hoomie Dough (donuts, drinks, coffe),
5. Busycheese Cafe (kafe)
6. Cups (kios makanan jepang)
7. T Ninety Nine (milk tea & fruit tea)
8. Jawaica (kuliner nasi ayam)
9. Kaya Tiyam
10. Tjahaja Abadi
11. Butter Baby
12. Dracikan Coffe Bar
13. The Misoa
14. The Kaiser Bar.

Selain kuliner, pengunjung yang gemar berfoto juga bisa mencoba photobox Tahi Lalat yang tersedia di area ini.Dengan konsep estetik dan instagramable, Gang Viral Pasaraya Blok M menjadi tempat nongkrong yang pas bagi detikers untuk menikmati kuliner sekaligus berburu spot foto di area dinding unik yang tersedia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pesona Ledok Sambi, Sejuk dan Adem Cocok untuk Liburan Keluarga


Jakarta

Yogyakarta tak pernah kehabisan tempat yang menawarkan pengalaman menarik, salah satunya Ledok Sambi Ecopark. Tempat ini menawarkan suasana alam yang memanjakan mata, lengkap dengan berbagai aktivitas seru yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Ledok Sambi Ecopark atau lebih dikenal dengan Ledok Sambi menawarkan suasana hijau yang sejuk, asri, dan menenangkan. Tak heran jika tempat ini menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Bagi yang mencari inspirasi wisata di Yogyakarta, Ledok Sambi menjadi tujuan yang wajib dikunjungi. Penasaran apa saja yang ditawarkan Ledok Sambi Ecopark? Berikut detikTravel rangkum untuk kalian!


Daya Tarik Ledok Sambi

Ledok Sambi di Sleman, YogyakartaLedok Sambi di Sleman, Yogyakarta Foto: Lintia Elsi

Ledok Sambi terkenal dengan daya tarik utamanya yaitu menawarkan suasana alam yang asri dan sejuk. Banyak pengunjung datang ke sini untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

Apa saja yang ditawarkan Ledok Sambi? Mengutip laman Instagram resminya, ledoksambiecopark, berikut sejumlah aktivitas yang bisa dilakukan:

1. Menikmati Suasana Alam

Ledok Sambi dikelilingi pepohonan hijau dan aliran sungai yang jernih, menciptakan suasana yang tenang. Pengunjung bisa duduk santai di atas tikar, menikmati udara segar, atau bermain di sungai. Cocok banget buat kamu yang ingin rehat sejenak dari keramaian kota sembari menikmati alam terbuka.

2. Berkemah

Kalau ingin merasakan pengalaman lebih lama, kamu bisa berkemah di area yang sudah disediakan. Suasana malam yang damai ditemani gemericik air sungai menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

Berikut daftar harga untuk berkemah di Ledok Sambi:

  • Group Camping (Minimal 20 pax) : Rp. 175.000
  • Tenda Sedang (untuk 3 orang) : RP 200.000
  • Tenda Besar (untuk 5 orang) : RP 250.000
  • Paket Camping Ceria (untuk 2 orang) : Rp 475.000
  • Paket Camping Ceria (untuk 3 orang) : Rp 600.000
  • Paket Camping Ceria plus (untuk 5 orang) : Rp 900.000

Paket Camping Ceria sudah termasuk BBQ, voucher bermain, dan kasur. Adapun biaya tambahan yang dikenakan bagi pengunjung yang ingin menggunakan api unggun atu sewa alat BBQ, yaitu:

  • Api Unggun Kecil : Rp 75.000
  • Api Unggun Besar : Rp 100.000
  • Paket BBQ (2-3 orang) : Rp 150.000
  • Paket BBQ (4-6 orang) : Rp 275.000
  • Paket BBQ (7-10 orang) : Rp 400.000
  • Sewa Alat BBQ : Rp 50.000
  • Matras, Bantal, Selimut : Rp 50.000

3. Bermain Outbound

Ledok Sambi juga punya area outbound seru yang cocok untuk kegiatan kelompok atau keluarga. Ada berbagai permainan yang melatih kerja sama dan keberanian. Sangat seru dimainkan untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Terdapat beberapa paket outbound yang bisa pengunjung ikuti, berikut rinciannya:

  • Outbound Remaja (SMP/SMA) : Rp 175.000 (minimal 20 pax)
  • Outbound Dewasa : Rp 200.000 (minimal 20 pax)
  • Outbound Anak (TK/SD) : Rp 150.000 (minimal 20 pax)
  • Outbound dan Camping : Rp 325.000 (minimal 20 pax)

Ledok Sambi juga menawarkan opsi tambahan seperti tambahan paintball war dengan tambahan biaya sebesar Rp 50.000 per pax, dokumentasi foto dan video mulai dari Rp 350.000 sampai Rp 1.250.000. Seluruh paket yang ditawarkan dilengkapi fasilitas pemandu aktvitas, makan siang, pendopo, dan paramedis.

4. Aktivitas Menarik Lain

Bagi pengunjung yang tidak mengambil paket outbound, jangan berkecil hati! Karena Ledok Sambi menyediakan berbagai jenis aktivitas lain yang bisa dilakukan. Beberapa wahana yang jadi favorit pengunjung yaitu flying fox, paintball, hingga archery.

Setiap wahana permainan dikenakan biaaya tiket masuk yang berbeda.

  • Archery : Rp 15.000
  • Flying Fox : Rp 25.000
  • Gel Gun : Rp 25.000
  • Kayak : Rp 25.000
  • Melukis : Rp 25.000
  • Scooter : Rp 25.000
  • Paintball : Rp 50.000

5. Menikmati Kuliner

Ledok Sambi juga menawarkan aneka kuliner ala rumahan yang bisa dinikmati setelah melakukan berbagai aktivitas. Namanya Warung Kopi Ledok.

Warung ini menyediakan beragam kuliner lezat dengan harga yang ramah dikantong mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 22.000 saja pengunjung bisa memilih berbagai jenis makan ala rumahan yang lezat untuk mengisi perut setelah seharian beraktivitas.

Harga Tiket Masuk Ledok Sambi

Ledok Sambi di Desa Wisata Sambi, Sleman, Yogyakarta, memiliki keindahan alami dari aliran sungai di tengah rumput hijau. Yuk kita lihat.Ledok Sambi di Desa Wisata Sambi, Sleman, Yogyakarta, memiliki keindahan alami dari aliran sungai di tengah rumput hijau. Yuk kita lihat. Foto: Lintia Elsi

Bagi yang ingin berkunjung ke Ledok Sambi, tempat ini tidak memungut biaya tiket masuk untuk pengunjung. Mengutip informasi dari laman Instagram resminya, wisata ini gratis untuk semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Pengunjung hanya perlu menyiapkan uang untuk biaya parkir, mulai dari Rp 3.000 (untuk motor) hingga Rp 5.000 (untuk mobil).

Selain pemandangan alam yang asri, Ledok Sambi juga menawarkan berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan pengunjung. Pengunjung hanya perlu menyiapkan uang untuk menaiki wahana-wahana menarik di sini. Harganya cukup terjangkau mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 50.000 saja, pengunjung juga bisa membeli tiket terusan seharga Rp 80.000, tiket ini berlaku untuk menikmati semua permainan di Ledok Sambi.

Lokasi dan Jam Buka Ledok Sambi

Ledok Sambi berlokasi di Jl. Kaliurang KM 19,2 Area Sawah, Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582. Jaraknya hanya sekitar 20 hingga 22 km dari pusat Kota Yogyakarta. Jika ditempuh menggunakan mobil, perjalanan ke Ledok Sambi hanya memakan waktu sekiar 45 menit sampai 1 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Objek wisata alam ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. Pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang indah dengan suasana yang sejuk dan asri.

Tips Sebelum Berkunjung

Berikut beberapa tips yang perlu dilakukan sebelum berkunjung ke Ledok Sambi, agar liburanmu makin seru dan nyaman:

  • Bawa pakaian ganti dan handuk, karena akan banyak aktivitas air
  • Gunakan sunscreen, Ledok Sambi merupakan kawasan alam terbuka sehingga penting untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
  • Pakai sandal atau sepatu yang nyaman agar lebih mudah berjalan di area berbatu atau berumput
  • Datang lebih pagi untuk bisa menikmati suasana yang tenang dan udara yang segar.
  • Siapkan kamera atau ponsel dengan baterai penuh untuk mengabadikan momen selama bermain di Ledok Sambi.

Selamat liburan di Ledok Sambi detikers! Jangan lupa ajak teman dan keluarga kamu ya.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Anti Bom dan Tidak Bisa Dipindahkan, Ini ‘Kesaktian’ Batu Eon


Jakarta

Batu Eon dikenal punya banyak mitos dan legenda yang diwariskan dari generasi ke generasi. Batu ini bahkan diyakini punya kesaktian gaib yang membuatnya awet hingga sekarang, bahkan bisa disaksikan langsung banyak orang.

Saat ini Batu Eon berada di tengah Kolam Tandon Harian PLTA PT Indonesia Power. Tepatnya Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan. Ditemukan kali pertama pada 1527, Batu Eon terus berada di tempatnya melewati berbagai zaman tanpa ada pengurangan pada wujudnya.

Seputar Batu Eon

Beriut serba-serbi Batu Eon yang berhasil dirangkum detikTraveld arsip pemberitaan detikcom dan detikJabar


1. Asal-usul nama dan sejarah

Masyarakat Desa Lamajang mempercayai sebuah legenda mengenai batu ini. Menurut mitos yang berkembang, dulu pernah hidup seorang laki-laki bernama Eon atau lebih dikenal dengan Abah Eon. Konon, Abah Eon pernah berusaha mati-matian untuk memindahkan baru itu dari tempatnya.

Berbagai cara telah dicoba Abah Eon, mulai dari menggunakan alat berat hingga meledakkannya dengan bahan peledak, namun hasilnya batu tersebut tetap tidak bisa dihancurkan atau rusak sedikit pun.

Sejak kejadian itu, masyarakat setempat mulai menyebut batu misterius itu sebagai Batu Eon, merujuk pada nama Abah Eon yang pernah berusaha menyingkirkannya. Kisah ini kemudian berkembang dan diturunkan secara turun temurun oleh masyarakat setempat.

2. Tak Bisa Dipindahkan dan Anti Bom

Hingga saat ini, masyarakat setempat masih banyak yang mempercayai kekuatan gaib yang dimiliki Batu Eon. Akibatnya, batu tersebut tidak bisa dipindahkan dan tetap utuh walau dihancurkan dengan alat berat bahkan alat peledak.

Ada juga yang mempercayai batu tersebut angker karena berasal dari tempat pemakaman. Menurut Pengelola Desa Wisata Lamajang, Ade Sukmana, banyak masyarakat yang mengeluh hewan ternak mereka mati secara tiba-tiba ketika digembalakan di kawasan Batu Eon.

3. Tempat Bertapa

Sebagian masyarakat juga ada yang mempercayai bahwa keberadaan Batu Eon dikaitkan dengan Mbah Balu Tunggal. Mbah Balu Tunggal merupakan salah satu tokoh legenda yang menyebarkan ajaran Islam di Lamajang dan sekitarnya pada abad ke-17. Konon, batu ini digunakan sebagai tempat pertapaan Mbah Balu Tunggal untuk mencari ketenangan batin sekaligus memperdalam ilmunya.

Mitos-mitos ini diyakini dan diwariskan secara turun-temurun antar generasi, inilah yang menyebabkan hingga saat ini masih banyak yang mempercayai legenda Batu Eon dan penasaran dengan kesaktian yang dimilikinya

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Menelusuri ‘Candi Prambanan’ yang Ada di Lampung


Jakarta

Tak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta untuk bisa menikmati kemegahan Candi Prambanan. Di Lampung, terdapat sebuah bangunan berupa replika Candi Prambanan yang didesain mirip dengan bentuk aslinya.

Lokasinya berada di kawasan wisata Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Selain replika Candi Prambanan, kawasan wisata ini juga menampilkan replika bangunan dari berbagai suku dan daerah yang ada di Indonesia.

Sejarah Cakat Raya

Melansir situs traveling, Kabupaten Tulang Bawang dikenal sebagai daerah yang kaya akan keberagaman suku dan budaya. Sebagai salah satu daerah tujuan transmigrasi di Lampung, Tulang Bawang tumbuh menjadi kawasan yang dinamis dengan penduduk dari berbagai latar belakang.


Seiring waktu, daerah ini berkembang pesat hingga akhirnya resmi berdiri secara administratif sebagai kabupaten pada tahun 1977. Wujud penghargaan dari keberagaam tersebut tercermin dari pembangunan kawasan wisata Cakat Raya.

Dari tempat ini, wisatawan tidak hanya melihat keunikan arsitektur tradisional, tetapi juga menikmati panorama alam yang menakjubkan berupa hamparan rawa dan kebun hijau yang terbentang luas.

Daya Tarik Cakat Raya

Kawasan wisata Cakat Raya menampilkan replika bangunan bersejarah dari berbagai daerah di Indonesia sebagai lambang keberagaman yang terbentuk. Mulai dari rumah-rumah adat dari beberapa daerah, bangunan-bangunan bersejarah yang menjadi ikon wisata.

Daya tarik utama kawasan ini adalah replika Candi Prambanan yang berdiri kokoh dengan luas 9×10 meter dengan tinggi mencapai 12 meter. Replika Candi Prambanan ini memiliki detail yang rapih dan tampak seperti bangunan aslinya.

Replika Candi Prambanan berdiri menghadap langsung ke Way Tulang Bawang, sebuah sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat Tulang Bawang. Pemandangan yang indah dan bangunan yang berdiri megah membuat replika candi ini menjadi spot favorit wisatawan.

Dengan keunikannya inilah, kawasan wisata Cakat Raya menjadi destinasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Terlebih pada hari-hari libur, lebih banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk mengabadikan momen atau berlibur bersama keluarga.

“Tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama orang tersayang,” tulis akun google review An********** dalam ulasan yang dibaca detikTravel Rabu (5/11/2025).

Tulisan serupa juga ditulis oleh beberapa akun lain, wisatawan merasa nyaman dan puas terhadap kebersihan di kawasan wisata Cakat Raya. “Kawasan wisata dikelola dengan baik walaupun tanpa tiket masuk. Penjaganya ramah, memberi informasi tentang tempat wisata dengan detail,” tulis akun Munah Mey dalam ulasan tersebut.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk Cakat Raya

Kawasan wisata Cakat Raya berada di Jalan Lintas Sumatera, Desa Cakat Raya. Lokasinya 16 km dari pusat Kota Menggala. Jika wisatawan pergi dari Bandar Lampung, cukup melakukan perjalanan selama 3 jam setengah untuk sampai ke kawasan wisata ini.

Untuk mengunjungi kawasan wisata Cakat Raya, wisatawan tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Tertarik untuk berkunjung ke kawasan wisata Cakat Raya?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com